PUBLIKSATU, BAUBAU – Sebanyak kurang lebih 400 warga binaan Lapas Baubau komitmen menolak peredaran Narkoba.

Hal itu diutarakan di halaman Lapas Baubau saat melakukan senam bersama BNN Kota Baubau. Terlihat salah satu warga binaan membacakan puisi yang berisikan tentang narkoba.

“Narkoba merusak kehidupan ku, engkau telah menjauhkan ku dari orang-orang yang yang aku cintai ibu, ayah, istri dan anak-anak kami tercinta. Karena kau Narkoba, dunia ku berada ditempat ini di madrasah ini tempat bagi kami pelanggar hukum, kami dibina dididik untuk kembali menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat, keluarga dan negara ketika kami bebas nanti.”

“Terima kasih bapak Kalapas dan jajarannya yang begitu sabar dan tulus menghadapi kami dengan berbagai perilaku kami yang masih saja menyimpang melanggar tata tertib yang berlaku didalam madrasah ini. Terima kasih dengan keikhlasannya membina dan mendidik kami, kami berjanji untuk berbuat dan berperilaku lebih baik lagi.”

“Kepada bapak Kepala BNN Baubau yang begitu bijak menitipkan kami ditempat ini untuk kami ditempa, dibina dan menjadi lebih berguna dengan menjauhkan diri dari Narkoba dan sejenisnya, akhirnya kami berjanji akan menjauhkan diri dari Narkoba akan membantu pemerintah memerangi Narkoba, Narkoba No, Merdeka Yes,” kutipan puisi dari salah seorang warga binaan Lapas Baubau

Pernyataan penolakan Narkoba ini dilakukan saat menyanyikan mars BNN yang dilakukan oleh BNN Kota Baubau yang diikuti warga binaan Lapas Baubau. Kasi Keamanan dan Ketertiban, Burhanuddin menjelaskan peserta yang terlibat merupakan warga binaan kasus Narkoba plus warga binaan lainnya.

Nyanyian Mars BNN ini merupakan pembuatan video dalam rangka mengejar Rekor Muri.

“Yang terlibat ini semua, kasus Narkoba tidak sebanyak itu, tidak cukup 100 disini sehingga kita libatkan semua karena mereka (BNN) 400 orang, bahkan dengan petugas mereka minta,” jelasnya.

Warga Binaan Lapas Baubau terlihat antusias dalam pembuatan video mars BNN ini, terlihat dan respon dan tidakannya saat melakukan senam dan menyanyikan mars BNN.

“Mereka sangat antusias dan juga mereka mendukung menolak peredaran Narkoba,” ujar Burhanuddin.

Ia berharap warga binaan yang telah keluar dari Lapas Baubau agar tidak kembali lagi, sehingga pihaknya melakukan koordinasi lintas sektor agar melakukan pengawasan setelah warga binaannya bebas nanti.

Ia juga mengharapkan setelah adanya kegiatan ini, warga Binaan bisa terhindari dari bahasa dan peredaran Narkoba.

“Harapan kita setelah nyanyian mars Narkoba itu mereka sudah bisa memahami maksud dan tujuannya, semoga mereka akan terhindar dari barang haram itu, karena Narkoba ini adalah musuh bersama dan kami petugas tidak berhenti mengingatkan kepada mereka untuk menjauhi Narkoba,” harapnya.

Peliput: Darno Ufatma