PUBLIKSATU.BAUBAU – Pelaksanaan Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Bataruguru, Kecamatan Wolio berlangsung sejak 22-25 Januari dan diklaim sesuai aturan.

Lurah Bataraguru Wa Ode Rahmatia. A mengatakan, pihaknya menyelenggarakan pemilihan Ketua RT sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 2 tahun 2017, Peraturan Daerah, dan petunjuk Sekda Baubau.

“Kebetulan kelurahan Bataraguru sudah melakukan pemilihan Ketua RT se-Kelurahan Bataraguru. Jadi didalam Perwali itu sudah ada mekanisme pemilihan semua persyaratan sudah lengkap,” kata Rahmatia di kantor Kelurahan Bataraguru, Rabu (25/01).

“Jadi didalam Perwali itu sudah ada mekanisme pemilihan semua persyaratan sudah lengkap dan diawali dengan pembentukan panitia pelaksana pemilihan dalam Perwali Pasal 2 itu bahwa panitia pelaksana pemilihan dibentuk dari lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM),” katanya.

Diketahui, Bataraguru tergolong kelurahan yang memiliki jumlah penduduk banyak. Sejalan dengan jumlah, ada sebanyak 30 RT diwilayah itu.

Lanjutnya, proses pendaftaran dari 30 RT, sebanyak 21 RT calon tunggal alias “Seng Ada Lawan” atau tidak memiliki lawan alias.

“Sementara RT lainnya itu bukan calon tunggal, misalnya ada RT tiga calon RT yang maju, maka berdasarkan seleksi berkas alhamdulillah kami susunkan jadwal pemilihan mulai hari Minggu sampai Rabu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pemilihan RT, H Salamun mengatakan ditunjuk sebagai panitia pelaksana oleh pihak kelurahan dari unsur tokoh masyarakat. “Ada yang dari tokoh pendidikan, ada dari tokoh wanita dan juga ada dari tokoh pemuda,” ujar Kepala SMP Negeri 1 Baubau ini.

Usai terbentuk panitia pelaksana pemilihan, kata dia, pihaknya melakukan sosialisasi pada Selasa (17/01).  “Ada dua yang disosialisasikan pertama tentang kepanitiaan penyelenggara ini dan kedua tata tertib yang mana sesuai Perwali serta surat edaran wali kota,” terangnya.(p5)