PUBLIKSATU,MUNA – Beda dengan daerah lain, pelantikan sebanyak 450 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Muna dihadiri Bupati LM Rusman Emba dan sejumlah anggota Forkopimda lainnya, Selasa (24/01/2023).

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muna melantik PPS berdasarkan Surat Keputusan Ketua KPUD Muna Nomor O7/2023 tentang pengangkatan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat Desa dan Kelurahan pada pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2023.

Forkopimda Muna diantaranya Ketua DPRD Muna Irwan. Hadir juga seluruh Komisioner KPUD Muna dan Bawaslu Muna.

Mereka dilantik untuk menjalankan tugas sebagai sebai PPS pada pemilihan Umum serentak tahun 2024 se-Kabupaten Munamasa tugas terhitung sejak dilantik sampai April 2024.

Ketua KPUD Muna, Kubais mengucapkan selamat kepada seluruh anggota PPS. “Saya ucapkan selamat semoga bapak ibu bekerja secara profesional dan mandiri sesuai pakta integritas,” ucapnya.

Kubais mengatakan setelah dilantik, seluruh anggota PPS diminta membuka pedaftaran petugas pemutahiran (Pantarlih) data. Pendaftaran petugas Pantarlin dilakukan secara manual.

“Dua hari kedepan PPS sudah membuka pendaftaran petugas Pantarlih, jumlahnya setiap TPS 2 Orang, jadi se-Kabupaten Muna sekitar 600 orang lebih, pendaftarannya dilakukan secara manual, setelah penerimaan petugas Pantarlih, PPS diberi tugas untuk melakukan pemutakhiran data pemilihan,” ujarnya.

Kemudian, Kubais mewanti-wanti kepada seluruh anggota PPS untuk menjaga kode etik dan itegritas sebagai penyelenggara

Pemilu.

“Kode etik pengelenggara pemilu yang anda ucapkan harus dijaga baik-baik, jangan sampai ada petugas PPS ditemukan mangkal atau nongkrong di Posko peserta Pemilu, dan saya percaya anda mampu menjaga marwah penyelenggara Pemilu,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Muna L.M. Rusman Emba menitip pesan kepada seluruh PPS untuk menjaga amanah dengan baik agar penyelenggaraan Pemilihan Umum berjalan baik.

“Amanah ini tentu kalian harus pertaruhkan, kalau kalian mampu menjaga amanah ini maka Tuhan akan menjaga amanah yang lebih besar,” ucapnya.

Selain itu, Bupati menekankan kepada seluruh PPS agar selalu transparan dalam menjalankan tugas sehingga dapat memberikan keadilan di tengah-tengah masyarakat.

“Integritas dan profesionalisme harus dijaga terutama sebagai penyelenggara harus independen, tidak boleh berpihak, kalian diberi amanah agar bagaimana memperjuangkan demokrasi,” terang Rusman.

Olehnya itu Rusman menitip pesan kepada seluruh anggota PPS tidak mudah untuk dipengaruhi apalagi sampai dengan ditekan dari pihak manapun.

“Kalian jang mudah ditekan, apalagi dipengaruhi dengan iming-iming tertentu, karena setiap dalam pengbilan keputusan bapak ibu selalu dipantau, makanya independensi itu yang paling utama,” pungkasnya.(Anuardin)