PUBLIKSATU.BAUBAU – Blank spot atau sejumlah wilayah pinggiran Kota Baubau masih sulit jaringan internet. Inilah yang menjadi kendala aplikasi Sistem Informasi Penyelenggaraan Organisasi dan Layanan Insentif Managemen ASN (SIPOLIMA) sehingga belum menyentuh semua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Baubau.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Baubau mengetahui hal itu berdasarkan data laporan kehadiran pegawai secara manual. Sedikitnya ada empat titik yang dilaporkan masih blank spot.

“Lokasi blank spot itu antara lain di Kecamatan Lealea, Sorawolio termasuk di Kelurahan Labalawa. Jadi, selama ini pegawai kelurahan dan sekolah di situ masih absen manual,” ujar Kepala BKPSDM Baubau, Abdul Rahman dikonfirmasi di kantornya, Rabu (25/1).

Mengatasi hal itu, kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk pengadaan jaringan internet di empat titik tersebut. “Insyaallah, ada 10 titik yang akan dipasangi internet. Sehingga, nanti semua ASN sudah bisa absen lewat SIPOLIMA,” imbuhnya.

Menurut dia, tingkat kehadiran akan mempengaruhi pemberian tunjangan kinerja (Tukin) kepada masing-masing ASN lingkup Pemkot Baubau. Jika sering terlambat dan malas, maka Tukin ASN bersangkutan bisa dipotong.

“SIPOLIMA itu membuat ASN jadi disiplin karena di situ sudah waktu-waktu untuk absen. Secara umum, ASN kita sudah cukup disiplin. Meskipun begitu, pak Wali Kota tetap minta setiap pimpinan OPD agar rutin memantau kehadiran bawahnya,” tandasnya.(exa)