PUBLIKSATU.BAUBAU-Sebanyak 343 siswa kelas XII SMKN 2 Baubau calon peserta ujian telah dipersiapkan untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) tahun ini. Diharapkan mereka memenuhi semua kriteria kelulusan.

Kepala SMKN 2 Baubau, LM Fahirin Safei SPd MSi mengungkapkan, calon peserta ujian sebanyak 343 siswa. Terdiri dari tujuh program keahlian yaitu TKRO, TBSM, TITL, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), DPIB, BKP dan Teknik Audio Video.

Persiapan siswa dari sisi administrasi yaitu menyiapkan foto, ijazah SMP terakhir dan perlengkapan-perlengkapan lainnya yang dibutuhkan saat ujian, Maret mendatang. Data peserta ujian masih disesuaikan di Dapodik.

“Iya sementara disinkronkan di Dapodik karena ada yang bergeser. Kadang masih ada beberapa orang datanya masih di luar, tapi sekarang masih dalam pengurusan supaya datanya ditarik di sekolah, karena sudah belajar disini, tapi data lamanya masih di sekolah asalnya dulu,” terang Fahirin pada media ini, Sabtu (21/01).

Ia menjelaskan, empat kriteria yang harus dipenuhi siswa agar dinyatakan lulus. Pertama, menyelesaikan program pembelajaran dari semester satu sampai semester enam dan dipastikan tidak ada nilai yang kosong. Disamping itu, semua mata pelajaran harus memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal.

“Disitu dipastikan tidak ada nilai yang kosong. Jika semua mata pelajaran memiliki sesuai KKM dari semester satu sampai semester enam, itu dianggap memenuhi kriteria,” jelasnya.

Kedua, siswa wajib mengikuti Praktek Kerja Industri selama tiga bulan. Lokasi pratek bias di Kota Baubau, Buton, Kota Kendari, Kota Makassar, pulau Jawa, Jakarta dan Kalimantan Timur selama tiga bulan.

“Kalau mereka tidak melaksanakan Pratek Kerja Industri, jadi jelas dianggap tidak memenuhi kriteria kelulusan, ” bebernya.

Ketiga, siswa diwajibkan mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Tujuannya untuk mengukur sudah sejauh mana keahlian siswa selama tiga tahun di SMKN 2. Keempat, siswa wajib mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS).

“Jika siswanya sakit, maka dia harus menunjukkan surat keterangan dokter sehingga dia bisa diikutkan ujian susulan. Kalau dia tidak mengikuti ujian akhir sekolah, itu dinyatakan tidak memenuhi syarat kelulusan. Kemudian yang tidak kalah juga, memiliki kepribadian yang minimal baik,” tutupnya.(m2)