BAUBAU – Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse berpotensi mengakhiri bakti dengan visi misi Tampil Manis yang belum terwujud 100 persen. Postur APBD tahun 2023 disinyalir tidak mengakomodasi sejumlah program prioritas kepala daerah.

Hal ini terungkap dalam pembacaan kesimpulan akhir Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Baubau terhadap Rancangan Peraturan (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023, Senin (28/11) sekira pukul 20.30 Wita. Malam itu, Wali Kota dan Pimpinan DPRD Baubau meneken nota persetujuan Raperda menjadi Perda APBD 2023.

“Terkait pencapaian visi misi kepala daerah, dimana target dan skala prioritas yang belum terakomodir dalam APBD induk 2023, fraksi Hanura-Perindo dan fraksi Bintang Perjuangan Pembangunan mendorong pemerintah dapat merealisasikannya dalam Perubahan APBD 2023,” kata juru bicara Banggar DPRD Baubau, Rosni.

Kedua fraksi, ujar legislator Partai Bulan Bintang (PBB) ini, program prioritas Tampil Manis asalkan penetapan Raperda tentang Perubahan APBD 2023 tidak diulur-ulur. “Hal ini dapat dilaksanakan melalui penjadwalan Perubahan APBD yang direncanakan dengan seksama dan tepat waktu,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengakui APBD 2023 memiliki arti yang sangat penting. Sebab, dokumen tersebut berisi tentang regulasi penjabaran visi misi tahun kelima atau terakhir Tampil Manis sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

“Mencermati pandangan akhir dari masing-masing fraksi DPRD terhadap Rancangan APBD 2023, memberikan keyakinan kepada kami betapa tingginya komitmen dan perhatian dari setiap fraksi dalam melihat perkembangan kebutuhan pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan,” kata Monianse dalam pandangan akhirnya.

Pun, pewaris tahta Almarhum AS Tamrin ini berkomitmen mengerahkan segenap kemampuan untuk menuntaskan program prioritas baik fisik maupun non fisik yang dianggap belum terealisasi secara maksimal tersebut.

“Secara fisik ada misalnya infrastruktur yang belum maksimal, kita benahi. Kemudian kegiatan budaya selama ini kita sudah lakukan, tapi mungkin cara menilainya belum masuk kategori dicapai,” ujarnya dikonfirmasi usai rapat paripurna persetujuan Raperda APBD 2023.

Hanya saja, politisi PDIP ini tidak mengingat secara detail mengenai persentase pelaksanaan visi misi Tampil Manis hingga tahun ke-IV . “Secara jelas nanti (konfirmasi) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Di situ data indikator capaian, ada yang sudah mendekati 100 persen, ada juga yang masih belum maksimal,” pungkasnya.

Sebagai tambahan, Tampil Manis merupakan jargon yang digagas mendiang AS Tamrin dan La Ode Ahmad Monianse dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) periode 2018-2023. Tampil adalah akronim dari Tertib, Aman, Maju, Populer, Indah, dan Lancar. Keduanya juga mengusung visi Baubau yang maju, sejahtera, dan berbudaya.

Di sisi lain, merujuk pelantikan daerah 2018 lalu, Monianse seyogyanya purna pada 24 September 2023. Sementara, Raperda Perubahan APBD umumnya disetujui menjelang akhir September. Data media ini, Raperda Perubahan APBD 2022 saja disepakati 16 September 2022.(exa)