BAUBAU – Dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi tentang pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Buton Poltekkes Kemenkes Kendari menggelar penyuluhan kesehatan di MAN 1 Baubau, Sabtu (26/11).

Penyuluhan kesehatan dimaksud yaitu mengenai dampak penyalahgunaan napza dan bahaya merokok serta pemeriksaan kesehatan kepada pelajar MAN 1 Baubau. Adapun napza terdiri dari narkotika, psikotropica dan zat adiktif. Sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar sesuai dengan agenda,” ucap Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Keperawan Buton, Ravli Alfananda.

Ravli Alfananda menambahkan, mengenai materi yang disampaikan sangat cocok di kalangan pelajar yaitu mengenai bahasa rokok dan penyalahgunaan napza atau sejenis obat-obatan terlarang. Di sisi lain, tidak sedikit remaja terjerumus dalam kenakalan remaja.

“Mungkin dengan adanya faktor globalisasi yaitu faktor coba-coba juga obat terlarang. Jadi sebelum itu terjadi kita mengantisipasi karena kita sebagai tenaga medis juga, kita merasa terlanggil untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan untuk remaja Indonesia ke depan,,” bebernya.

Diketahui, napza atau narkotika, psikotropica dan zat adiktif adalah bahan, zat/obat bila masuk ke dalam tubuh manusia akan mempengaruhi organ-organ tubuh seperti otak/susunan saraf pusat dan gangguan kesehatan fisik serta psikis. Termasuk dapat merusak fungsi sosial karena terjadi kebiasaan, ketagihan dan ketergantungan.

“Harapannya setelah melakukan penyuluhan kesehatan ini anak-anak remaja ini dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan dari obat-obatan napza ini. Baik dari segi kesehatan, dan juga mungkin ada dampak yang ditimbulkan dari pidananya tersebut karena ada aturan dalam negara kita,” harapnya.

Kepala MAN 1 Baubau, Rusli Ewa menambahkan, pihaknya berterima kasih kepada mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Buton Poltekkes Kemenkes Kendari yang telah menjadikan MAN 1 Baubau sebagai Mitra untuk melakukan sosialisasi tengang penyuluhan kesehatan dalam rangka pengabdian kepada masyarakatnya.

“Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Buton Poltekkes Kemenkes Kendari. Sekaligus kepada anak-anak (siswa, red) saya bahwa apa yang telah mereka ikuti tadi dapat memberikan pemahaman yang baik untuk masa depan anak-anak,” tutupnya.(m2)