BAUBAU – Sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XIV Sultra untuk wilayah Baubau, Pemerintah Kota Baubau akan berupaya membuat kontingen merasa nyaman dan puas atas layanan yang diberikan. Termasuk layanan kesehatan.

Hanya saja, menurut dr Lukman selaku Ketua Tim Kesehatan Porprov di Kota Baubau, untuk atlet Porprov Sultra yang tidak bisa menunjukan kartu kepesertaan Badan Pengelolaan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan baik peserta mandiri maupun Penerima Bantuan Iuran (PBI) akan dikenakan biaya layaknya pasien umum.

“Atlet-atlet yang tidak bisa menunjukan jaminan kesehatan misalnya kartu kepesertaan BPJS dalam waktu 3 kali 24 jam itu tetap akan dikenakan sewa atau tarif layanan sebagaimana pasien umum,” kata dr Lukman ditemui di kantor Dinkes, kemarin.

“Tetapi jika mereka memiliki jaminan kesehatan dari daerah asal itu bisa gratis pelayanannya. Jadi SOP kita atur seperti itu,” sambungnya.

Di sisi lain, Lukman menjelaskan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang akan diterapkan saat pertandingan Porprov kepada seluruh atlet.

“Jadi SOP itu jika terjadi kecelakaan atau musibah di tempat pertandingan maka akan ditangani tim kesehatan yang ada di daerah tersebut, tim kesehatan tetap memberikan laporan ke media center dan langsung mengarahkan ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan penanganan,” jelasnya.

Lebih lanjut, di samping tim kesehatan didatangkan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Baubau, di samping itu ikut terlibat tim P3K yang akan disebarkan di semua titik pertandingan.

“Jadi memang untuk kesiapan tim kesehatan dan P3K untuk daerah laga Kota Baubau pada berbagai cabang olahraga yang turun bertanding itu kita menyiapkan tim kesehatan di semua titik,” ujarnya.

Demikian juga pantia menyediakan posko yang melibatkan tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan tim reaksi cepat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Jadi di samping tim ada di lapangan atau di lokasi pertandingan juga kita siapkan satu tim beserta bekapan dari PMI, tim Gegana BNPB tim reaksi cepat, nanti ada juga yang stand by di media center dan posko tim reaksi cepat BNPB,” tandasnya. (p5)