BAUBAU – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse membuka secara resmi pasar murah di Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Jumat (25/11).

Pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Baubau, langsung dipadati oleh masyarakat yang ingin membeli kebutuhan bahan pokok. Di antaranya, telur, minyak goreng, bawang, buah-buahan dan termasuk minyak tanah.

“Mohon maaf belum bisa semua, paling tidak lima liter untuk ibu-ibu. Begitu juga dengan beberapa komoditi yang harganya yang selalu naik turun. Yah kami dekatkan dan mudah-mudahan dengan hadirnya pasar murah ini, harga bisa stabil,” ucap Monianse.

Wali Kota Baubau mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu bijaksana dalam membeli kebutuhan pokok. Selain itu, kata dia, Pemkot akan selalu hadir untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di pasaran. Komitmen tersebut, disampaikan di hadapan masyarakat di Pasar Wameo.

“Saya kira demikian supaya jangan terlalu panas kita mulai. Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim pasar murah saya nyatakan dibuka dengan resmi,” ucap Monianse.

Diketahui pada pasar murah ini, harga minyak goreng dengan maksimal belanja dua liter harga barang Rp 20 ribu, disubsidi oleh pemerintah Rp 6000 dan harga pasar murah Rp 14 ribu.

Sedangkan telur ayam, maksimal belanja dua rak dengan harga barang Rp 55 ribu, disubsidi oleh pemerintah Rp 15 ribu dan harga pasar murah yaitu Rp 40 ribu. Bawang merah dengan maksimal belanja 2 kg, harga barang 25 ribu, subsidi dari pemerintah Rp 3 ribu dan harga pasar murah Rp 27 ribu.

Demikian juga bawang putih, maksimal belanja 2 Kg dengan harga barang Rp 30 ribu, subsidi dari pemerintah Rp 5 ribu dan harga pasar murah Rp 25 ribu. Termasuk minyak tanah maksimal lima liter dan kebutuhan pokok lainnya ada di pasar murah, tentunya dijual dengan harga yang relatif murah.

Perlu diketahui, adapun syarat untuk berbelanja di pasar murah yaitu hanya dengan membawa fotokopi KTP dan KK. (M2)