MUNA – Sejumlah elemen masyarakat dari Desa Lankomapo dan Desa Napalakura Kecamatan Napabalano menggelar aksi unjukrasa di Kantor DPMD dan Kantor DPRD Muna, Senin, 21/10/2022.

Massa yang mengatas namakan Forum Pemerhati Desa dipimpin oleh salah satu anggota Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dari desa Langkomapo. Mereka menuntut pihak DPMD untuk menjelaskan dan mastikan waktu pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang selalu mengalami penundaan.

“Kami hadir di sini meminta penjelasan dari Kepala Dinas PMD agar menjelaskan kepada kami kenapa Pilkades selalu ditunda, kami meminta kepastian kapan waktu pelaksanaan Pilkades, karena kami masyarakat sudah dibuat resah akibat Pilkades selalu ditunda,” teriak Korlap yang juga anggota PPKD Desa Langkomapo, La Ode Toni.

Tak hanya itu, Toni menuntut kepada DPRD Muna agar bersikap tegas menjalankan fungsi pengawasan untuk mengevaluasi kinerja DPMD Muna.

“Kami juga mendesak DPRD agar bersikap tegas terhadap kinerja DPMD yang bekerja tidak profesional dalam menyelenggarakan Pilkades,” ujarnya.

Setelah beberapa jam berunjuk rasa di Kantor DPMD, massa kemudian ditemui Kadis DPMD Muna, Rustam. Di hadapan masyarakat Forum Pemerhati Desa, Kepala DPMD Muna yang juga Ketua Desk Pilkades, menegaskan bahwa pelaksanaan hari pencoblosan Pilkades serentak di Kabupaten Muna tidak akan berubah di tanggal 24 November 2022.

Hal itu kata Rustam sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Muna Nomor 546 tahun 2022 bahwa hari H Pencoblosan Pilkades yang direncanakan pada tanggal 20 November diundur sampai pada tanggal 24 November 2022.

“Jadi kami tegaskan Pilkades serentak tingkat Kabupaten Muna dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 24 November 2022,” tegasnya.

Sebagai bentuk konsistensinya, mulai hari ini pihak Desk Pilkades akan menyalurkan logistik Pilkades di seluruh desa se-Kabupaten Muna.

“Saat ini kami sedang berkonsentrasi menyusun logistik yang Insyaallah paling lambat besok (Selasa-red) distribusi ke desa-desa dan Insyaallah tidak ada lagi kata-kata penundaan,” terang Rustam.

Olehnya itu Rustam meminta kepada seluruh masyarakat Muna agar selalu menjaga Kamtibmas dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat dengan harapan masyarakat dapat menyalurkan hak suaranya di TPS.

“Satu harapan kami kepada seluruh masyarakat Muna yang tersebar di 21 kecamatan mari terus menjaga Kamtibmas dan kedamaian ditengah-tengah masyarakat agar masyarakat kita dapat melaksanakan hak konstitusinya sesuai undang-undang dan mereka berbondong-bondong ke TPS menyalurkan hak suaranya dengan harapan menghadirkan pemimpin terbaik di tengah-tengah masyarakat di Kabupaten Muna di tingkat desa masing-masing,” harapnya.

Setelah berdialog dengan Kadis PMD kemudian massa menuju ke kantor DPRD Muna. Di sana massa ditemui oleh Ketua dan Anggota Komisi I DPRD Muna.

Di hadapan masyarakat, Komisi I DPRD Muna berkomitmen akan mengawal proses pelaksanaan Pilkades ini sampai dengan selesainya pelantikan kepala desa.

“Masyarakat Kabupaten Muna tidak perlu cemas lagi, hasil rapat koordinasi kami dengan pemerintah daerah yang dipimpin langsung oleh Pak Bupati Muna bahwa pelaksanaan pencoblosan sudah diputuskan pada hari Kamis tanggal 24 November 2022 dan Kami DPRD Muna berkomitmen akan mengawal, memantau dan mengawasi sampai dengan pelantikan dilantiknya kepala desa defenitif,” tegas Ketua Komisi I DPRD Muna, La Ode Iskandar.

Selain itu, lanjut Politisi PDIP ini, Komisi I DPRD Muna akan membagi tugas sejumlah anggota DPRD Muna untuk bertugas mengawasi jalannya pencoblosan di masing-masing Dapil.

“Kami Komisi 1 juga akan membagi tugas untuk bertugas langsung di masing-masing Dapil untuk mengawasi dan memantau jalannya pencoblosan Pilkades,” pungkasnya. (Anuardin)