MUBAR – Pj Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), Dr. Bahri mulai fokus membangun infrastruktur perkantoran. Rencananya tahun 2023 ada empat gedung megah yang akan dibangun yakni, kantor Bupati, DPRD, mall pelayanan publik.

Kamis (17/11) lalu, pria jebolan IPDN itu meninjau lokasi pembangunan kantor tersebut, yang bertempat di Desa Lakalamba, Kecamatan Sawerigadi. Ia memastikan lokasi perkantoran tidak ada masalah.

Dr. Bahri melalui Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Mubar, LM. Amri mengatakan, Januari 2023 kantor bupati, DPRD, serta mall pelayanan publik sudah akan dimulai proses pembangunannya.

“Desember proyek pekerjaan sudah akan dilelang. Karena begitu setelah penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 pada Desember ini, langsung dilelang,” ungkapnya.

Dana awal yang disiapkan untuk pembangunan kantor tersebut kisaran Rp. 100 miliar. Tahap pertama yang dilakukan pada akhir tahun 2022 ini penataan kawasan dan penimbunan lokasi perkantoran.

“Tugas saya hanya menyiapkan kawasan. Luas lahan sekitar 163 hektar. Batas-batas kawasan kita rampungkan. Masyarakat yang mengaku memiliki tanaman di dalam lokasi diberi kompensasi. Kita sekarang ini sementara melakukan pendataan bagi warga yang memiliki tanaman,” ujarnya.

Terkait kompensasi itu lanjut dia, belum ditentukan besarannya. Sebab pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mubar masih membuat peta bidang. Nanti setelah keluar peta bidang dan appraisal baru ditentukan besaran kompensasi yang akan diterima tiap warga.

“Ada sekitar 12 warga yang memiliki tanaman di lokasi pembangunan. Mereka itulah yang akan diberi kompensasi. Karena tanaman mereka terkena hamparan. Bupati sudah menegaskan, tidak akan sewenang-wenang terhadap masyarakat,” katanya.

Dikatakan, untuk lokasi pembangunan kantor bupati disiapkan kurang lebih 5 hektar. Kantor DPRD disiapkan ukuran 100×200 meter persegi. Selebihnya dipersiapkan peruntukan kantor lain.

“Kita akan desain sedemikian rupa. Ada kolam ikan, ada arena olahraga, RTH, embung untuk menampung serapan air. Kita juga akan buat konektivitas menghubungkan gedung RSUD serta akses jalan penghubung untuk tiga wilayah besar di Mubar yakni, Lawa, Tiworo dan Kusambi,” terangnya.(p5)