Publiksatu – Arema FC dipastikan tidak akan terkena sanksi degradasi usai kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

Menurut Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, degradasi hanya berlaku jika sebuah tim sudah melalui hasil pertandingan.

”Degradasi kan sebuah konsekuensi setelah sebuah tim melalui hasil pertandingan. Jadi, sanksinya tidak ke sana. Sebagai ketua Komdis PSSI, saya hanya melihat bagaimana pertandingan tersebut dilaksanakan panpel. Jika memang dinyatakan tidak siap menggelar pertandingan, tentu ada hukumannya,” ungkap Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing seperti dikutip dari jawapos.com.

Pun demikian, sanksi kepada klub berjuluk Singo Edan tersebut itu sudah ditentukan. Yakni terusir dari Malang dan didenda Rp 250 juta. (*)