BAUBAU – Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menginginkan Job Fair tidak sekadar dilaksanakan konvensional. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) diminta menggagas pameran bursa kerja berbasis digital.

“Pak Kadis (Tenaga Kerja) saya harap ada Job Fair digital. Sebab tidak semua orang punya waktu untuk hadir langsung ke lokasi,” kata Monianse dijawab anggukan oleh Kepala Disnaker Baubau, Moh Abduh usai membuka Baubau Job Fair 2022 di Lippo Plaza Buton, Sabtu (1/10).

Menurut dia, penyajian informasi seputar lowongan kerja secara online itu juga menjadi upaya Pemerintahan Kota (Pemkot) Baubau dalam memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kalau bisa informasi lowongan kerja dikendalikan dinas supaya betul-betul Pemerintah Kota hadir menyelesaikan ketenagakerjaan ini,” tuturnya.

Politisi PDIP ini mengakui animo masyarakat terhadap Job Fair cukup tinggi. Kesimpulan itu dilontarkan setelah mengunjungi langsung Booth atau stand 16 perusahaan yang membuka lowongan kerja. “Walaupun ada beberapa perusahaan masih belum banyak yang mendaftarkan diri,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Baubau Job Fair 2022, Wa Ode Sumiati mencatat total 244 orang yang mengunjungi pameran. Para pencari kerja tersebut didominasi pelamar jabatan admin dan sales.

“Pengunjung hari pertama itu 181 orang dan hari kedua 63 orang. Posisi admin dan sales yang banyak setor berkasnya di lokasi Job Fair,” ungkap Sumiati dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Minggu (2/10).

Untuk diketahui, Disnaker menggelar Baubau Job Fair 1-2 Oktober 2022. Kegiatan ini menawarkan 267 lowongan kerja yang dibuka 16 perusahaan bidang jasa dan perdagangan.(exa)