Publiksatu – Bali United harus mengkui kekalahannya atas Persikabo. Adalah Dimas Drajad yang menjadi mimpi buruk bagi Bali United tadi malam. Penampilannya yang luar biasa membuat Serdadu Tridatu menelan kekalahan keduanya di kandang, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Dikutip dari jawapos.com, pemain asal Gresik itu berhasil mencetak satu gol dan satu assist untuk kemenangan timnya, Persikabo 1973, dengan skor 2-1.

Sebelumnya, bersama timnas, Dimas juga tampil moncer. Dia mencetak dua gol dalam dua laga FIFA Matchday melawan Curacao.

Bali United yang mendominasi babak pertama mencetak gol lebih dulu lewat Leonard Tupamahu pada menit ke-25. Namun, Dimas yang lagi hot memberikan assist untuk gol Tomoki Wada pada menit ke-48.

Mantan penyerang timnas Indonesia U-19 itu makin menunjukkan kehebatannya dengan mencetak gol kemenangan Persikabo 1973 pada menit ke-60.

Kekalahan itu membuat Bali United gagal mengudeta Madura United di puncak klasemen sementara Liga 1. Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra mengatakan, anak asuhnya hilang konsentrasi pada babak kedua. ’’Lawan akhirnya berhasil mencetak dua gol,’’ ucapnya.

Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman menyatakan, kemenangan tadi malam bukan suatu keberuntungan atau kebetulan. Sebab, Persikabo 1973 sebenarnya bisa mencetak lebih dari dua gol tadi malam. Pertahanan Bali United menurutnya cukup terbuka.

’’Pemain mematuhi instruksi, dibarengi dengan semangat juang tinggi karena melawan tim besar dan main kelas level 1,’’ ujarnya. (*)