BAUBAU – Pelaku usaha di Baubau memadati kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Baubau. Mereka datang untuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kepala DPM-PTSP Kota Baubau, Suarmawati mengatakan sejak satu bulan terakhir ini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) disibukan dengan pengurusan NIB.

“Karena regulasi yang dikeluarkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mungkin dari pusat ya regulasinya mengharuskan penerima bantuan itu untuk pelaku usaha mikro harus memiliki NIB,” kata Suarmawati di kantor DPM-PTSP, Kamis, 22/9.

Dikatakan Suarmawati, pelaku usaha mikro yang mengurus NIB untuk mendapatkan bantuan tersebut datang dari segala penjuru hingga memadati kantor perizinan itu.

“Maka hari ini masyarakat kita dari manapun mereka setiap hari mereka berbondong-bondong ke DPM PTSP untuk mengurus NIB,” tuturnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) ini, ia memperkirakan dalam sehari masyarakat yang datang mengurus NIB ini mencapai ratusan orang.

“Rata yang kami keluarkan NIB dalam satu hari itu antara 130 NIB bahkan pernah mencapai 203 NIB setiap harinya,” kata Suarmawati.

Untuk memaksimalkan pelayanan, lanjut Suarmawati, DPM PTSP melakukan perpanjangan waktu pelayanan.

Waktu kerja yang melampuai batas tersebut, kata dia, hal itu dilakukan untuk lebih mengedepankan bantuan serta memudahkan masyarakat agar memperoleh NIB.

“Biasanya petugas kami yang berada di front office itu hanya empat orang tetapi karna banyaknya masyarakat kita mengurus NIB kami gunakan petugas front office jadi delapan orang,” tandasnya.

Untuk diketahui, adapun syarat-syarat untuk mengurus NIB, pertama memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), email aktif dan mengetahui paswordnya, jenis usaha digeluti dan berapa modal digunakan. (p5)