PUBLIKSATU, BAUBAU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menganggarkan Rp 60 Miliar untuk pembangunan patung Pahlawan Nasional Sultan Himayatudin Muhammad Saidi atau biasa dikenal dengan Oputa Yi Koo.

Patung Oputa Yi Koo akan dibangun setinggi 23 meter, dan diperkirakan akan rampung dalam 2 (dua) tahun ke depan. Anggarannya berasal dari APBD Provinsi Sultra.

Patung ini akan dibangun di atas air dan akan didirikan bangunan 2 lantai dengan tinggi 9 meter, yang mana pada lantai pertama akan dijadikan museum sejarah perjalanan Oputa Yi Koo dan di lantai 2 merupakan area terbuka yang merupakan tempat pengelolaan patung Oputa Yi Koo menjadi destinasi wisata baru.

“Patung Oputa Yi Koo dibangun setinggi 23 meter karena menjabat sebagai sultan ke 23 dan diperkirakan akan rampung dalam 2 tahun ke depan dengan total anggaran kurang lebih Rp 60 M menggunakan APBD Sultra,” ungkap Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam sambutannya saat peresmian pembangunan patung Oputa Yi Koo di Kotamara, Baubau, Kamis, 22 September 2022.

Pembangunan patung Oputa Yi Koo ini dibangun di area Kotamara, Kota Baubau dengan luas 0,89 hektar dengan menggunakan konsep arsitektur klasik.

“Bahwa tugu (patung) Oputa Yi Koo yang berlokasi di Kotamara, Kota Baubau ini, dibangun di atas permukaan laut dengan luas area tugu, yaitu 8.897 m2 (delapan ribu delapan ratus sembilan puluh tujuh meter persegi) atau 0,89 hektar, dengan konsep arsitektur klasik,” jelasnya.

“Untuk itu, saya instruksikan kepada Dinas Cipta Karya Provinsi Sultra, untuk benar-benar memaksimalkan penggunaan anggaran yang ada, dan memastikan semua pelaksanaan pekerjaan proyek ini sesuai dengan standar-standar yang telah ditentukan agar pembangunan tugu (patung) Pahlawan Nasional Oputa Yi Koo dapat mencapai hasil sebagaimana yang diharapkan, karena akan menjadi simbol atau ikon Sultra,” tutupnya. (*)