BAUBAU – Kejuaraan Indonesia Sambo Series II di Bandung, Jawa Barat menjadi ajang pembuktian bagi dua dua atlet Sambo asal Kabupaten Buton. Kedua atlet yang mewakili Sultra itu adalah Zulfikar dan Abdul Zakimbo.

Zulfikar bertanding pada kelas 58 Kg dan Abdul Zakimbo tanding di kelas 79 Kg, keduanya merupakan karyawan PDAM Kabupaten Buton.

Ketua Persambi Kabupaten Buton, Asrun Tandena merasa sangat puas atas capaian yang diraih oleh atletnya, meskipun keduanya harus gugur di perempatan final dikalahkan oleh atlet dari Filipina. Ia berharap ke depan atletnya bisa mengikuti kejuaran ajang nasional.

“Kami berharap untuk ke depannya atlet kami dapat lebih baik lagi dalam mengikuti ajang-ajang nasional mendatang, dengan mengikuti kejuaraan nasional ini kami mendapatkan pengalaman sekaligus dapat melihat potensi-potensi lawan sehingga kita dapat lebih meningkatkan kualitas latihan atlet sehingga di event ke depannya dapat memberikan hasil yang lebih baik lagi dan dapat membawa nama daerah ke jenjang nasional atau internasional,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan event yang diikuti ini merupakan salah satu event nasional yang wajib diikuti agar atletnya mendapatkan poin untuk mengikuti PON Aceh 2022.

Ia berharap agar Persambi Provinsi dapat memperhatikan kegiatan yang ada, untuk meningkatkan kualitas atlet.

“Kami harap ketua Persambi Provinsi Sulawesi Tenggara agar dapat memperhatikan kegiatan-kegiatan atau event yang ada, karena untuk meningkatkan kualitas atlet kita, diperlukan untuk menurunkan atlet ke event baik di dalam daerah maupun di luar daerah, karena kita sebagai pelatih tidak bisa berbuat apa-apa kalau tidak ada dukungan dari Provinsi,” harapnya.

Ia kembali menggantungkan harapan kepada Ketua Persambi Provinsi untuk lebih melihat perkembangan para atlet khususnya di Sultra.

Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada Direktur PDAM Kabupaten Buton dan Kepala Cabang Bank Sultra Kota Baubau karena telah memberikan sponsor dan dukungan kepada atletnya. (*)