PUBLIKSATU, BAUBAU – Universitas Muslim Buton (UMU Buton) menjadi perguruan tinggi dengan penerima hibah riset kompetitif Nasional terbanyak di Sulawesi Tenggara tahun 2022 menggungguli ratusan perguruan tinggi di LLDikti Wilayah 9 (meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat). Hibah ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Hibah riset Kemendikbudristek diselenggarakan satu kali dalam setahun dan menjadi ajang kompetisi riset bagi dosen di perguruan tinggi swasta maupun negeri. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan riset dan inovasi demi mendorong pembangunan nasional.

UMU Buton mengungguli perguruan tinggi yang telah lama berdiri. Total 11 tim peneliti dan 1 tim pengabdian pada masyarakat yang mendapat pendanaan. Pendanaan penelitian merupakan yang kedua kalinya bagi UMU Buton, sebelumnya tahun 2021 UMU Buton berada diposisi ke-2 dengan total 10 tim peneliti yang mendapat pendanaan.

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMU Buton, Nurhayati, menjelaskan UMU Buton mendukung secara penuh riset yang dilakukan oleh dosen untuk terus memberi motivasi bagi para dosen untuk membuat penelitian-penelitian yang berkualitas.

Rektor UMU Buton, H Sudjiton, berharap, keberhasilan dari 12 tim peneliti UMU Buton dapat menjadi motor penggerak bagi para peneliti lainnya untuk terus melakukan inovasi riset. Riset-riset tersebut diharapkan dapat mendorong perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia dan berkontribusi secara maksimal dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.

“Keberhasilan ini memperkuat kredibilitas dan peran Universitas Muslim Buton dalam memajukan ilmu pengetahuan di Indonesia. Selain itu dapat mendukung upaya transformasi UMU Buton, sehingga mampu berkontribusi lebih banyak untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Kata dia, Universitas Muslim Buton akan terus melakukan berbagai langkah perbaikan khususnya dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, sehingga mampu meningkatkan kapasitas dan berkontribusi dalam perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia. (*)