PUBLIKSATU, BAUBAU – Guru honorer yang telah lulus mengikuti tes PPPK tahap I maupun tahap II sepertinya harus bersabar untuk bisa mendapatkan nomor induk ( NI ) PPPK.

Pasalnya, hingga saat ini berkas NIP PPPK baik tahap I ataupun tahap II masih dalam tahapan proses di BKN Makassar.

Kepala BKPSDM Kota Baubau, Abdul Rahman menyatakan BKPSDM Baubau sudah mengajukan usulan penetapan NIP PPPK guru kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN ) yang terdiri dari tahap I sebanyak 66 orang dan tahap II 64 orang.

Lebih lanjut dikatakan, adanya keterlambatan disebabkan peserta telah melakukan pengisian daftar riwayat hidup (DRH) yang di upload secara online tidak sesuai berkas yang diajukan BKPSDM. Seperti Surat Kerja (SK) Honorer masa pengabdian, yang ditandatangani kepala sekolah, sementara data yang disetor ke BKPSDM hanya SK dari Wali Kota atau Kepala Dinas Pendidikan Kota Baubau,” ucap Abdul Rahman.

“Mereka ada 10 orang yang datanya bermasalah, kami disampaikan pada saat penyetoran berkas di BKN Makassar, sehingga data BKN tak sesuai dengan data yang kami bawa,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya tetap berusaha dengan melakukan koordinasi kepada BKN Makassar, agar berkas yang bermasalah bisa diselesaikan secepatnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat BKN Makassar secepatnya menyelesaikan data 10 orang itu karena kami tak bisa berbuat apa-apa, karena itu sudah menjadi kewenangan BKN Makassar,” terangnya.

Pihaknya berharap kepada seluruh peserta PPPK yang dinyatakan lulus seleksi tahap I maupun tahap II agar tetap bersabar.

Peliput : Suari