PUBLIKSATU, BAUBAU – Mencegah penularan covid-19, SMAN 4 Baubau kembali menerapkan pembelajaran daring. Hal itu diberlakukan setelah salah satu siswa SMAN 4 Baubau terkonfirmasi positif covid-19.

Hal itu dijelaskan langsung oleh Kepala SMAN 4 Baubau, Hasan. Hasan menceritakan, salah seorang siswanya masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) saat terkonfirmasi positif covid-19 usai dilakukan swab antigen.

Ia menjelaskan, awalnya ada dua orang pelajar yang terkonfirmasi, namun setelah salah satu muridnya kembali melakukan swab antigen ulang dan ternyata hasilnya negatif.

“Sebetulnya ada dua orang pelajar, tapi satunya tes swab antigen ulang dinyatakan negatif. Jadi tinggal satu orang saja, sekarang dia (pelajar) sudah melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan Puskesmas Wajo,” ungkap Hasan kepada media ini, Senin (14/2/2022).

Ia menjelaskan, setelah muridnya dinyatakan positif covud-19, pihak sekolah kemudian menyepakati untuk memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) dan akan melaksanakan belajar daring selama 10 hari.

“10 hari itu kita berlakukan sesuai dengan anjuran dokter, karena untuk kategori OTG melakukan isolasi mandiri selama 10 hari,” kata Hasan.

Belajar daring kembali diberlakukan pihak sekolah sejak Sabtu, 12 Februari 2022. Nantinya, para murid akan kembali melakukan PTM pada Selasa, 22 Februari 2022 mendatang.

“Kita juga sudah mengimbau kepada seluruh siswa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, agar tidak ada lagi para siswa yang tertular virus corona,” tutup Hasan. (*)