PUBLIKSATU, BUTON – Polisi Sektor Wolowa bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa setempat memediasi perseteruan sengketa lahan yang terjadi di Desa Galanti dan Desa Wolowa.

Lahan yang disengketakan ini merupakan lahan Hutan Kemasyarakatan (HKM).

Berdasarkan rilis yang diterima publiksatu.co, Kades Galanti, La Jamil menegaskan bahwa Ketua Kelompok HKM (Hutan Kemasyarakatan) Galanti dalam waktu dekat akan melaksanakan pengukuran dan pembagian HKM dengan masyarakat Galanti.

“Adapun adanya lahan Desa Wolowa yang masuk HKM Galanti  tidak akan diganggu dan tetap menjadi lahan masyarakat Wolowa,” ucap La Jamil.

Sementara itu, Kades Wolowa, Jamudin menganggap bahwa SK HKM yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan tidak adil karena  beranggapan bahwa sebagian besar wilayah HKM Galanti masuk hutan Desa Wolowa dan telah bersurat ke kementerian untuk direvisi SK HKM tersebut.

Nah, memediasi hal ini, Kapolsek Wolowa Iptu Muh Rusdi menekankan agar kedua belah pihak tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif. Serta menyarankan Desa Galanti tidak melakukan pengukuran dan pembagian lahan HKM.

“Saya berharap kedua belah pihak sama-sama bersabar sambil menunggu hasil balasan surat Desa Wolowa yang sementara diajukan di Kementerian Kehutanan,” ujar Kapolsek. (*)