PUBLIKSATU.CO- Wilayah kerja Kantor Pelayanan Perbendaraan Negara (KPPN) Baubau membawahi lima kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Buton, Buton Tengah (Buteng), Buton Selatan (Busel), Buton Utara (Butur), Wakatobi dan Kota Baubau.

Terkait dengan realisasi penyaluran dana desa (DD), KPPN Baubau setiap triwulannya melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di lima kabupaten. Dan berdasarkan hasil Monev triwulan III, per 30 September 2021, persentase penyaluran DD, Kabupaten Busel paling tinggi dan cepat yakni capai 81 persen. Menyusul Buteng 79 persen, Buton dan Wakatobi masing-masing 77 persen, sementara Butur 63 persen.

“Penyaluran dana desa untuk Kabupaten Buton Selatan sudah sangat bagus sekali. Sampai sekarang sudah sesuai dengan tahapan di masing-masing wilayah. Berdasarkan hasil monev kami, progresnya dari sisi penyalurannya, Buton Selatan paling cepat di antara kabupaten/kota lainnya di wilayah kerja KPPN Baubau,” kata Kepala KPPN Baubau, Hariyanto saat ditemui di Kantor Bupati Busel, Senin (11/10/2021).

Khusus BLT (bantuan langsung tunai), lanjut Hariyanto, setiap bulannya harus cair kepada keluarga penerima manfaat. Sedangkan penyelesaian non BLT untuk tahap selanjutnya bisa segera dilaksanakan, sehingga serapan penyaluran dana desa bisa terus meningkat.

Realisasi penyaluran dana desa di wilayah kerja KPPN Baubau per 30 September 2021

Dikatakan Hariyanto, cepatnya realisasi penyaluran di KPPN Baubau, diharapkan sejalan dengan pelaksanaannya di lapangan.

Menurut dia, masa pandemi seperti sekarang ini, setiap rupiah sangat berarti bagi masyarakat penerima manfaat. Sehingga dengan percepatan penyaluran akan mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi akibat terdampak covid-19.

“Kitakan hanya melihat dari sisi administrasi saja, sedangkan pengelolaannya di lapangan mudah-mudahan di situ tercermin dari tujuan DAK fisik dan dana desa yakni untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Buton Selatan,” tandasnya. (sr)

COVID BUSEL