PUBLIKSATU, BUTON – Pemerintah Kabupaten Buton menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Hal itu tidak terlepas dari perjuangan melakukan vaksinasi secara massal di semua lini dan sosialisasi protokol kesehatan secara gencar.

Bupati Buton, La Bakry mengaku Buton merupakan merupakan satu-satunya daerah di Sulawesi Tenggara yang berada di level 2. Kendati begitu, masyarakat diminta untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Buton sampai hari ini level 2. Satu-satunya di Sulawesi Tenggara,” ujar La Bakry saat pengukuhan ketua dan pengurus DPD LASQI Kabupaten Buton di aula rujab Bupati Buton belum lama ini.

Meski demikian, nampaknya capaian itu tidak membuat La Bakry merasa puas. Dirinya mengharap adanya pergerakan yang lebih baik.

“Mudah-mudahan berubah lagi. Menuju ke hijau. Data kita semakin baik. Di rumah sakit juga, mudah-mudahan bertahan. Pasar juga tetap berlangsung seperti biasa, aktivitas perkantoran juga,” ujarnya.

La Bakry bilang saat ini yang menjadi kendala tinggal di pusat ibu kota, Pasarwajo. Masih tergolong tinggi. Namun, data itu sebenarnya sudah diperbolehkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Hanya anak-anak seperti Pasarwajo, di kelurahan dan sekitarnya masih di suruh belajar saja, karena agak tinggi. Tapi sesungguhnya sudah boleh melakukan pembelajaran tatap muka,” tandasnya. (*)

COVID BUSEL