PUBLIKSATU, BAUBAU – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Baubau yamg saat ini tengah menjalani latihan mendapat perhatian dari Sekda Kota Baubau, Roni Muhtar. Roni memantau langsung Paskibraka yang sedang menjalani latihan, Senin sore (02/08/2021).

Selain itu, dirinya juga memberikan dukungan supaya proses latihan dapat dilalui dengan baik sehingga acara puncak pada tanggal 17 Agustus 2021 nanti dapat berjalan dengan lancar.

Menurut Roni Muhtar, Paskibraka Kota Baubau akan melaksanakan tugas mulia pada tanggal 17 Agustus 2021 yakni mengibarkan sang saka merah putih.

Hal ini pula merupakan sejarah sakral setiap tanggal 17 Agustus akan dikibarkan bendera merah putih di seluruh Indonesja dan yang mengibarkan secara khusus adalah orang-orang yang terpilih dari ribuan siswa SMA, SMK, MA yang ada di Kota Baubau.

“Saya kira ini sesuatu yang membanggakan bagi diri pribadi, keluarga dan bagi seluruh rakyat. Saya ucapkan selamat dalam melaksanakan tugas mulia ini, semoga tugas ini kalian tuntaskan dengan hasil maksimal. Sesuai harapan seluruh masyarakat Kota Baubau, masyarakat seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk menunaikan tugas sebagai Paskibraka, tentu yang menjadi syarat utamanya adalah membangun kebersamaan, persatuan. Sebab tanpa itu, ia yakin tidak akan menghasilkan satu karya baris berbaris yang memukau sebagai wujud nyata dari peran Paskibraka 2021 ini.

“Moga-moga pengalaman dipersatukan, membangun kekompakkan, menghibur kebersamaan yang telah dilatihkan oleh para pelatih, yang telah diarahkan oleh para pembimbing menjadi bekal penting kalian untuk masa depan,” ungkapnya.

“Tapi saya mengatakan dan pesan dari saya bahwa pengalaman membangun kekompakkan, pengalaman membangun kesatuan dan persatuan, membangun kebersamaan dalam bersama-sama dilatih ini menjadi pijakan dasar di masa datang untuk menjadikan generasi muda Baubau terus kompak, terus bersama karena hanya kalian yang menjadi inspiratornya. Ada kalian yang menjadi contohnya, menjadi teladannya,” tambahnya.

Peliput : Darno Ufatma

COVID BUSEL