PUBLIKSATU, BUTON TENGAH – Jalan rusak dan berlubang serta berdebu yang sudah bertahun-tahun dirasakan masyarakat Desa Katukobari, Desa Lantongau, dan Desa Morikana, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), Kabupaten Buton Tengah (Buteng) akan diaspal hotmix tahun 2021 ini.

Saat ini, jalan poros Masteng-Mawasangka itu tengah dilakukan penyempurnaan badan jalan, pengatingan, dan pembuatan talud sebelum dilakukan pengaspalan.

Sabtu (5/6/2021), Bupati Buteng H Samahuddin meninjau langsung pengerjaan jalan tersebut. Ia turut mengarahkan kontraktor untuk mengkating dan meratakan jalan yang dilihatnya mendaki supaya rata dilalui kendaran. Termasuk pendakian Walangke diturunkan sekitar dua meter lebih.

“Setelah badan jalannya kita sempurnakan, langsung diaspal hotmix, karena ini merupakan jalan poros kabupaten. Terkecuali jalan dalam kampung, baru kita gunakan aspal standar RMA,” ungkap Samahuddin.

Orang nomor satu di Kabupaten Buteng ini mengaku, sengaja dirinya memilih aspal hotmix agar lama dipakai. Mahal diharga, tapi berkualitas dan bisa digunakan selama bertahun-tahun.

“Dari pada pakai aspal biasa, satu tahun sudah rusak. Tahun depannya dianggarkan lagi untuk pengaspalannya. Pada akhirnya rugi juga. Lebih baik aspal hotmix satu kali,” paparnya.

Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buteng, Aminudin, membeberkan pengaspalan jalan di tiga desa Kecamatan Masteng tersebut sepanjang kurang lebih enam kilometer dengan anggaran Rp 23 miliar.

“Setelah penyemprurnaan badan jalan, kita langsung aspal hotmix. Panjangnya kurang lebih enam kilometer dengan lebar jalan 10 meter,” singkatnya.(uzi)

COVID BUSEL