Catatan: Irwansyah Amunu

SEMALAM saya dikirimkan video pendek berdurasi tiga menit, 31 detik. Walau terbilang singkat, menurut saya menarik.

Seorang ibu di Kota Baubau berusia 79 tahun sukarela menjalani vaksinasi Covid-19. Berdasarkan usia, untuk sementara wanita Lansia tersebut adalah penerima vaksinasi tertua di Baubau.

Ia mendatangi lokasi vaksinasi dengan kesadaran sendiri. Seperti biasa, Lansia tersebut menjalani pengukuran tekanan darah. Tekanan darahnya normal, kisaran 120/80 mmHg.

Selanjutnya dokter melakukan screening. Beberapa pertanyaan diajukan. Diantaranya, apakah menderita penyakit asma, jantung, diabetes? Apakah sedang mengkonsumsi obat? Ibu beramput putih sebahu tersebut menggeleng.

Lantas tenaga kesehatan (Nakes) yang mengenakan APD dan kerudung pink menyodorkan secarik kertas berisi kesiapan menerima vaksin untuk diteken. Lansia yang mengenakan masker medis ini tanpa ragu menandatanginya.

Sejurus kemudian, didampingi anaknya, Lansia ini disuntik. Hanya dalam waktu sekejap, vaksin Sinovac berhasil disuntikan.

Terakhir, Lansia tersebut menjalani observasi. Sayangnya video pendek tersebut tidak memberikan banyak data, siapa nama, dan alamat Lansia tersebut.

Berdasarkan informasi dari Pls Kadis Kesehatan Kota Baubau, Rahmat Tuta, Lansia tersebut baru menjalani vaksinasi pertama. Selanjutnya akan dilanjutkan vaksinasi kedua sekitar 14 hari mendatang.

Melihat keberanian Lansia tersebut menjalani vaksinasi, mestinya menjadi teladan bagi warga lain. Jangan takut divaksinasi.

Menegakkan Prokes plus vaksinasi adalah ikhtiar melawan Covid-19. Semakin banyak yang divaksin, kian cepat pandemi berakhir.(Follow Instagram: @IrwansyahAmunuNews)