PUBLIKSATU, BAUBAU – Satres Narkoba Polres Baubau berhasil mengamankan dua orang pemuda di Kota Baubau yang diduga sebagai Pengedar dan kurir narkoba. Keduanya diamankan di Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Minggu (25/04/2021) malam.

Kedua terduga, masing-masing berinisial LMS alias NW Bin LMB (34) yang diduga sebagai pengedar Narkoba jenis Sabu di Kota Baubau, warga Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, dan SE (28), warga BTN Palagimata, Kecamatan Betoambari yang diduga sebagai kurir sabu.

Dalam penangkapan tersebut, SE yang diduga sebagai kurir meninggal dunia. SE sebelumnya pingsan pada saat proses penangkapan, kemudian akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Murhum Kota Baubau sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari membenarkan peristiwa tersebut, ia mengungkapkan sebelum dibawa ke Mapolres Baubau, pelaku SE sempat pingsan dan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Murhum untuk mendapat pertolongan sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Pada saat akan dibawa kedua tersangka ini ke Mapolres Baubau, tersangka SE ini pingsan kamudian dibawa ke Rumah Sakit Murhum dan mendapatkan pertolongan, dengan diberikan oksigen dan lainnya tapi tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya pada konferensi persnya, Senin (26/04/2021).

Dari hasil visum, tidak ditemukan adanya bekas tindak kekerasan, hanya terdapat beberapa luka lecet ditubuh SE. Dari hasil visum juga tidak bisa memberi kesimpulan atas penyebabnya meninggalnya SE karena harus dilakukan bedah mayat.

“Dari hasil visum yang kita terima dari Dokter yang menangani bahwa terdapat luka lecet dibagian kaki, siku, pipi yang diduga yang bersangkutan ini berusaha melarikan diri. Namun dari hasil visum ini tidak bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya korban dan untuk kesimpulannya harus dilakukan bedah mayat,” jelasnya.

Rio juga belum bisa memastikan apakah SE meninggal pada saat perjalanan menuju Rumah Sakit atau meninggal di Rumah Sakit, namun saat tiba di Rumah Sakit terlihat SE sempat mendapat pertolongan dari pihak medis.

“Pada saat perjalanan ke Rumah Sakit kita tidak tahu yang bersangkutan sudah meninggal atau belum, namun pada saat tiba di Rumah Sakit masih sempat kita melihat dilakukan pertolongan oleh pihak medis namun ternyata tidak dapat ditolong,” tukasnya.

Sementara itu, rekan SE, LMS yang diduga merupakan pengedar Narkoba berhasil diamankan di Mapolres Baubau dengan barang bukti Narkoba jenis Sabu seberat 114,53 gram. Rio mengungkapkan dari keterangan pelaku LMS, barang haram tersebut diduga merupakan jaringan Lapas Kendari.

“Ini merupakan barang yang didapat pengiriman dari Kendari dari jaringan Lapas Kendari dengan menggunakan angkutan umum dengan jumlah yang sangat besar. Ini menunjukan keseriusan kami, dan ini sudah cukup lama kami mengintai dan dalam waktu yang tepat kita bisa lakukan penangkapan,” terangnya.

Dari pengakuan LMS, penjualan barang haram ini sudah ia jalani selama tiga bulan dengan tiga kali pengiriman, dengan pengiriman pertama sebanyak 220 gram, transaksi kedua 150 gram dan transaksi ketiga 350 gram yang baru diterima tiga hari sebelum ia ditangkap.

Dari peristiwa tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti Narkoba diantaranya sebanyak 114,53 gram narkoba jenis sabu, dan uang tunai Rp. 10.350.000.

Saat ini LMS dan barang bukti telah diamankan di Polres Baubau. LMS akan dikenakan pidana pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun perjara.

Peliput : Darno Ufatma

COVID BUSEL