PUBLIKSATU – Orangtua hendaknya memberikan perhatian atas asupan gula yang dikonsumsi oleh anak. Pasalnya konsumsi gula berlebih ternyata dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Head of Medical KALBE Nutritionals, dr. Muliaman Mansyur menjelaskan, selain nutrisi harian, orangtua juga perlu memperhatikan nutrisi tambahan pada anak. Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers Morinaga Chil*Go! dengan tema “Peduli Gizi Anak Selama Pandemi” yang digelar secara virtual pada Kamis (25/03).

“Dalam memberikan nutrisi harian serta nutrisi tambahan untuk anak, perlu diperhatikan juga kandungan gulanya sehingga tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan jika anak-anak kelebihan asupan gula, akan menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, permasalahan pada gigi, obesitas, dan berbagai penyakit di masa depan,” jelasnya.

Menurut rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2015, maksimal asupan gula tambahan untuk anak usia di bawah 12 tahun adalah 200 kkal. Itu setara dengan 50 gram gula atau 6 sendok makan per hari.

Ada pun, dr. Muliaman mengatakan, nutrisi tambahan untuk anak dapat diberikan berupa susu, sayuran, dan buah-buahan. Semua nutrisi harian dan tambahan itu sangat diperlukan anak untuk mendukung saluran pencernaan yang lebih sehat, agar bakteri baik yang ada di dalamnya dapat membentuk daya tahan tubuh yang lebih optimal.

Ia juga mengatakan bahwa serat pangan inulin bisa menjadi salah satu senjata utama dalam tumbuh kembang dan menjaga kesehatan tubuh anak-anak.

Serat pangan inulin adalah salah satu jenis prebiotik yang tinggi serat dan rendah kalori serta dapat menjadi pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi saluran pencernaan anak, apalagi saluran pencernaan sering disebut sebagai “otak kedua” manusia. (rmol)

COVID BUSEL