Sebelumnya Sempat Tidak Sadarkan Diri Setelah Bermain Bola

PUBLIKSATU, KOLTIM — Bupati Kolaka Timur (Koltim) Samsul Bahri Majid meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Unaaha, kabupaten Konawe, Jumat (19/3/2021).

Bupati Koltim periode 2021-2026 itu dinyatakan tutup usia sekira pukul 19.40 Wita pada usia 53 tahun setelah sebelumnya dilarikan ke RSUD Unaaha karena tidak sadarkan diri setelah bermain bola di lapangan Nur Latamoro, kecamatan Rate-rate.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, sebelum dilarikan ke rumah sakit umum Unaaha, almarhum sempat bermain bola bersama beberapa pejabat Pemda Koltim sekira pukul 16.30 Wita.

Namun beberapa saat kemudian ia mengeluh sesak dan nyeri di bagian dada, dan kemudian tidak sadarkan diri.

Melihat kondisi darurat itu, beberapa pejabat dan kerabat dekat almarhum langsung sigap melarikan almarhum ke Unaaha dengan menggunakan ambulance.

Kepala Diskominfo Koltim I Nyoman Abdi yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak banyak memberi keterangan.

Meski demikian Nyoman membenarkan kabar bahwa bupati Syamsul Bahri dilarikan ke rumah sakit Unaaha.

“Iya memang benar,” katanya.

Hingga pukul 19.50 Wita belum diperoleh keterangan resmi dari keluarga maupun dari pihak rumah sakit Unaaha mengenai penyebab kepergian almarhum.

Untuk diketahui, Syamsul Bahri Madjid dan Andi Merya dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Kolaka Timur oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi pada tanggal 26 Februari 2021 lalu di Rujab gubernur Sultra.

Syamsul Bahri dan Andi Merya (SBM) dilantik sebagai pasangan bupati dan wakil bupati setelah memenangi Pilkada Koltim pada tanggal 9 Desember 2020 lalu, dengan mengalahkan pasangan bupati petahana Tony Herbiansyah-Baharuddin.

Sebelum dilantik sebagai bupati Koltim, almarhum Syamsul Bahri pernah menjabat pelaksana Sekda Koltim, Asisten II dan Camat Tirawuta.

Sebelumnya mantan ketua KNPI Kolaka tahun 1998 kelahiran Kolaka 10 Januari 1968 itu juga pernah menduduki beberapa jabatan penting di Pemda Kolaka seperti camat Kolaka dan Kabag Humas, dan Kabag Ortala.

Almarhum Syamsul Bahri meninggalkan seorang istri, Diana Massi dan 4 orang anak.

Informasi yang dihimpun dari beberapa kerabat dekat, almarhum rencananya akan dikebumikan di pemakaman umum Lalombaa, di Kolaka.(p12)

COVID BUSEL