Catatan: Irwansyah Amunu

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemenikbud) meluncurkan program Kampus Mengajar Perintis (KMP) angkatan pertama, 2021. Nantinya para mahasiswa yang tergabung di program itu akan mengajar anak sekolah dasar (SD) di lingkungan mereka masing-masing.

Dalam menjalankan program ini, akan diisi 15 ribu mahasiswa yang terpilih. Mereka yang terpilih ini nantinya akan mendapat berbagai keuntungan dari pemerintah.

“Selama mengikuti program ini adek-adek mahasiswa mendapat bantuan biaya hidup sebesar 700 ribu rupiah per bulan,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Nizam dalam webinar Peluncuran Kampus Mengajar, Selasa (9/2) melalui www.jawapos.com

Selain itu, para mahasiswa juga akan diberikan bantuan uang kuliah selama satu semester saat program berjalan. Bantuan yang diberikan maksimal Rp 2,4 juta.

Kemudian, para mahasiswa itu akan mendapatkan konversi 12 SKS untuk menjalankan kegiatan mereka di program Kampus Mengajar. Jadi, pada saat menjalankan program KMP, mahasiswa akan mendapat 12 SKS.

“Jadi kegiatan adek-adek akan mengajar 6 jam hari, kalau kita konversikan dengan beban kuliah itu setara dengan 12 SKS, selama program satu semester ini,” imbuh dia.

Adapun, mahasiswa dapat mendaftarkan dirinya secara daring melalui laman ringkas.kemdikbud.go.id/KampusMengajar2021. Mahasiswa yang dapat mengikuti program ini mulai dari mahasiswa semester lima dan seterusnya.

Setelah pendaftaran mahasiswa akan diseleksi. Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Maret 2021. Dari pertengahan Maret hingga 21 Maret 2021, mahasiswa terpilih akan mendapatkan pembekalan. Agar nantinya siap menjalankan tugas mulai dari 22 Maret 2021 hingga 25 Juni 2021.

Bagaimana dengan Sultra? Sebagai provinsi yang memiliki banyak kampus, program ini akan sangat berguna bagi mahasiswa. Pandemi memukul banyak sektor, termasuk ekonomi mahasiswa.

Program ini, sangat berarti bagi mahasiswa untuk menambah uang saku. Siapa yang beruntung bisa mendapatkan bantuan?(Follow instagram: @irwansyahamununews)