Diperuntukkan untuk 1487 Orang, dengan Prioritas Tenaga Kesehatan

PUBLIKSATU, KOLAKA – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Kolaka akan dimulai pada tanggal 1 Februari 2021 mendatang.

Berdasarkan hasil verifikasi terakhir dari Satgas Covid-19 Sultra, warga kabupaten Kolaka yang akan menjadi penerima vaksin berjumlah 1487 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Harun Masirri yang dihubungi melalui sambungan telepon Rabu (27/1/2021) mengungkapkan, jatah vaksin untuk Kabupaten Kolaka sebanyak 3000 dosis.

“Sementara dikirim dari Kendari ada 3000 dosis yang dikirim, itu diperuntukkan bagi 1487 orang,” kata Harun.

Dikatakan Harun, 1487 orang calon penerima vaksin belum termasuk 10 dosis tambahan yang nantinya akan diperuntukkan bagi pejabat publik.

Terkait teknis pelaksanaan vaksinasi, Harun memastikan beberapa tenaga kesehatan yang dipersiapkan sebagai vaksinator telah siap melaksanakan tugas mereka.

“Kita sudah punya banyak tenaga vaksinator dan mereka umumnya sudah memiliki pengalaman melakukan tugas itu,” tambahnya.

Dikatakan Harun, untuk saat ini calon penerima vaksin masih diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, termasuk beberapa pejabat publik.

Menyangkut distribusi vaksin untuk kabupaten Kolaka kata Harun, masih akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait.

“Bagaimana nanti distribusinya kita akan koordinasikan dengan semua pihak terkait termasuk dengan pak bupati. Yang pasti tenaga kesehatan yang prioritas saat ini termasuk yang ada di puskesmas-puskesmas,” ujarnya.

Mengenai kriteria penerima vaksin, Harun menyatakan bahwa berdasarkan SK Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI No. HK. 02.02/4/1/2021 penerima adalah mereka yang berusia 18 hingga 60 tahun.

Kriteria lain yang menjadi pengecualian dalam pemberian vaksin Covid-19 yakni mereka yang terkonfirmasi Covid-19, sedang hamil dan menyusui, gejala ISPA, alergi berat, penyakit jantung, gangguan ginjal, autoimun, dan gangguan penyakit lainnya.

“Khusus kriteria usia mungkin ada pejabat publik yang dikecualikan termasuk pak bupati karena usia beliau sudah lebih 60 tahun,” pungkas Harun. (p12)