PUBLIKSATU, BUTON TENGAH – Keberadaan lanjut usia (Lansia) yang terdampak Covid-19, tak luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) untuk meringankan beban mereka. Kepedulian pemerintah diperlihatkan dengan bantuan paket sembilan bahan pokok (Sembako) untuk 1.500 Lansia yang tersebar di 67 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Buteng.

Penyaluran paket Sembako tersebut dilaunching Bupati Buteng H Samahuddin di Kelurahan Mawasangka dan Kelurahan Watolo, Kecamatan Mawasangka, Jumat (20/11/2020). Dua kelurahan tersebut masing-masing mendapat jatah 25 Lansia sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).

Sementara desa dan kelurahan lainnya yang tersebar di tujuh kecamatan, penyalurannya akan dilanjutkan Dinas Sosial (Dinsos) sebagai dinas yang dititipkan anggaran untuk menyalurkan paket Sembako tersebut. Dimana, anggarannya bersumber dari APBD-P 2020 melalui Dana Insentif Daerah (DID) sebanyak Rp 450 juta untuk 1.500 Lansia.

Kadis Sosial Kabupaten Buteng, Abidin, mengatakan penyaluran bantuan paket Sembako untuk 1.500 Lansia merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkan Buteng kepada para Lansia yang terdampak Covid-19b

“Satu paket Sembako terdiri dari tujuh macam kebutuhan Sembako, yakni beras 10 Kg, telur satu rak, minyak goreng tiga liter, terigu 1 Kg, gula pasir 1 Kg, mie instan 1 bal, dan susu 1 kaleng,” beber Abidin.

Bantuan satu paket Sembako ini, kata dia, setara dengan nilai uang Rp 300 ribu. Batuan dampak Covid-19 ini diberikan dalam bentuk paket Sembako, karena dalam bentuk uang tunai sudah ada yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Mudah-mudahan bantuan seperti ini masih tetap ada pada masa-masa yang akan datang. Bukan hanya kita, tapi keluarga yang lain bisa menikmati atau mendapatkan juga bantuan yang sama,” harap mantan Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Buteng ini.

Di tempat yang sama, Bupati Buteng H Samahuddin berharap ada bantuan lain yang bisa diberikan pemerintah selain paket Sembako. Semua disesuaikan dengan kemampuan daerah karena keterbatasan anggaran.

“Jangan dilihat dari sedikit banyaknya bantuan yang diberikan, tapi bagaimana upaya pemerintah dalam keterbatasan anggaran bisa memperhatikan masyarakat, khususnya para Lansia ditengah pandemi Covid-19,” ungkap Samahuddin.

Orang nomor satu di Kabupaten Buteng juga berharap bantuan paket Sembako ini dapat bermanfaat bagi para Lansia dimasa pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Pantauan media ini, dalam melaunching penyaluran paket Sembako untuk 1.500 Lansia tersebut, bupati turut didampingi Kadis Sosial Abidin, Camat Mawasangka Sahirudin, Kapolsek Mawasangka Iptu Rusli, Lurah Mawasangka dan Lurah Watolo.(publiksatu)

COVID BUSEL