PUBLIKSATU, BUTON UTARA – Ketua DPD PDIP Provinsi Sultra, DR Lukman Abunawas SH MSi, mengajak kader dan simpatisan untuk bekerjasama secara gotong royong memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara, Abu Hasan-Suhuzu (AHS) periode 2021-2026, pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Mengapa? Lukman melihat sudah banyak di berbagai sektor pembangunan di masa pemerintahan Abu Hasan-Ramadio (ABR) yang dirintis, meski baru sekitar 70 persen, memang belum 100 persen. Maka kalau ingin Kabupaten Buton Utara (Butur) maju untuk lima tahun kedepan jangan ragu-ragu pilih Abu Hasan-Suhuzu, untuk melanjutkan program pembangunan ke depan.

“Insyaallah kalau beliau terpilih, untuk periode kedua lima tahun mendatang. Maka insyaallah, kebetulan kemarin dari Ketua Bidang Sarana Infrastruktur, Misruan ketika bersama-sama rombongan Pak Presiden, bersama para Dirjen, kebetulan Menteri PU tidak sempat hadir. Hanya diwakili Dirjen dari sarana prasarana dan sistem pengairan, yang telah memberikan beberapa bantuan sarana prasarana dan beberapa infrastruktur yang ada di Sulawesi Tenggara, termasuk Buton Utara,” ungkap Lukman Abunawas di hadapan peserta rapat dan konsolidasi kader dan simpatisan PDI Perjuangan, akhir pekan lalu di rumah Ketua DPC PDIP Butur, Ahmad Afif Darvin di Kelurahan Wangkudu Kecamatan Kulisusu.

Pria berambut putih ini mengaku bahwa Menteri Pekerjaan Umum (PU) adalah kader PDI Perjuangan. Kabupaten Buton Utara termasuk salah satu daerah alokasi anggaran infrastruktur jalan provinsi, mulai dari Kolono (Kabupaten Konsel, red) sampai Buton Utara, hingga masuk di Kecamatan Kulisusu. “Insyaallah, ini kita tidak hanya ngomong doang tapi sudah tercatat, kebetulan ada saksi pak Isyak Ismail salah satu kontraktor yang banyak mengerjakan di bidang ke PU an, yang banyak mengerjakan jalan dan jembatan, pengairan dan sebagainya. Bukan saja jalan provinsi yang menuju Buton Utara, termaksud pengairan di Kulisusu Barat, itu sudah dalam anggaran tahun 2021, ini APBN bukan APDB,” tegas Lukman.

Dia menyebutkan enam menteri telah memberikan dukungan untuk membantu terwujudnya pembangunan infrastruktur di Provinsi Sultra, termasuk di Buton Utara. Melalui balai jalan jembatan, balai sumber air pengairan, balai cipta karya, dan balai sungai dan perumahan. “Insyaallah, ada empat kepala badan, semua adalah kader-kader PDI Perjuangan. Dan kami sudah empat kali pertemuan, dengan Wakil PUPR, Wiffi sebagai penanggung jawab khusus kawasan Indonesia Timur dalam mengembankan proyek-proyek strategis terutama di bidang sarana dan infrastruktur wisata,” beber Lukman.

Pasangan Gubernur Ali Mazi ini, menceritakan alur yang dilewati pelabuhan Wa Ode Buri, hingga sampai di Butur. Pelabuhan tersebut telah mendapat proyek besar dari Kementerian Perhubungan, untuk pembangunan pelabuhan Wa Ode Buri. “Beliau (Kementerian Perhubungan, red) juga adalah kader PDI Perjuangan, insyaallah pada bulan Januari tim survey Kementerian Perhubungan akan turun untuk melakukan survey kelayakan pelabuhan Wa Ode Buri. Karena sekarang hanya sekala prioritas pelabuhan kabupaten, untuk sekala provinsi belum memenuhi syarat, sehingga mudah-mudahan dari Kementerian Perhubungan Laut, pak Ketua DPC ingatkan saya bulan Desember, foto pelabuhan dan proposal nya, kita sama-sama ke Jakarta menemui Kementerian Perhubungan Laut,” harap Lukman.

Putra Kelahiran Konawe itu mengatakan bulan Januari 2021, akan turun tim supervisi untuk memporsihkan anggaran pelabuhan Wa Ode Buri di Buton Utara. Pemberian pembangunan jalan-jalan dan jembatan yang bersumber dari APBN merupakan bentuk perhatian dan keberpihakan PDI Perjuangan terhadap rakyat. “Yang selalu bersama-sama rakyat, menuju terwujudnya Indonesia raya, untuk mencapai kesejahteraan rakyat, dalam suasana yang nyaman, aman dan terkendali,” katanya.

Lukman Abunawas mengajak semua peserta kampanye terbatas, kader dan simpatisan, bersama masyarakat untuk bersatu memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton Butur, AHS. Bagaimana meningkatkan persatuan dan kesatuan, melalui jiwa ke kegotong royongan untuk membangun daerah hingga tercipta kesejahteraan masyarakat Buton Utara yang maju.

Melihat potensi sumber daya alam (SDA) Buton Utara sangat luar biasa. Bukan hanya di bidang pertanian, tapi juga di sektor kelautan. “Kemarin kami membuka seminar untuk program pengembangan agribisnis, sekaligus juga pengembangan rumput laut di sekitar teluk Ereke. Dan juga pengembangan sektor pertanian, padi khas daerah, pengembangan hasil perkebunan seperti cengkeh, dan jambu mete. Ini akan di anggarkan di APBD Provinsi, agar semakin menunjang pengembangan program semua sektor-sektor andalan yang ada di Butur ini,” pungkas Lukman Abunawas.

Lukman menegaskan, utamanya sektor kelautan, pertanian dan perkebunan, setelah sukses semua program ini. Maka semua program tersebut bertumpu pada ekonomi kerakyatan, yakni ekonomi yang selalu berbasis pada rakyat dan potensi-potensi daerah di Buton Utara ini. “Dari enam kecamatan, kemudian kurang lebih 97 desa, 13 kelurahan adalah semua basis-basis bagaimana meraih sukses dalam program kesejahteraan rakyat. Demi menuju keadilan sejahtera yang makmur dalam rangka terciptanya yang aman dan terkendali,” harapnya.

“Pilkada tinggal kurang lebih 39 hari, harapan kita semoga mudah-mudahan pada bulan November sudah masuk kampanye putaran kedua. Apalagi saya dengar bahwa tanggal 2 November, akan dilaksanakan debat calon bupati, dari tiga pasangan calon bupati pilihan rakyat di Buton Utara ini,” katanya.

Lukman berharap, semoga pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 terselenggara dengan baik. Semua komponen, berpartisipasi dalam menyukseskan program nasional ini. “Pihak keamanan, rakyat bersama sama menjaga suasana aman dan damai hingga selesai pelaksanaan pilkada nanti,” katanya. (publiksatu)

COVID BUSEL