PUBLIKSATU, BUTON UTARA – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Butur, Hasruddin terus bekerja untuk menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Buton Utara (Butur) tahun 2021-2026.

Hasruddin menjelaskan bahwa persiapan KPU Butur dalam kegiatan debat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Butur periode 2021-2026, pada tanggal 2 Desember 2020 mendatang sudah sampai tahap koordinasi dengan pihak KPU Provinsi Sultra dan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Dua hari lalu, kami (Ketua KPU Butur, red) sudah melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Provinsi Sulawesi Tenggara. Melalui KPU Provinsi, memfasilitasi KPU Butur melakukan koordinasi dengan Universitas Halu Oleo,” demikian dikatakan Ketua KPU Butur, Hasruddin, kemarin ketika ditemui di ruang kerjanya.

Pria berkacamata itu, menjelaskan pertemuan dengan pihak UHO menyarankan agar tema yang disodorkan KPU Butur bisa menyesuaikan kepakaran ilmu yang ada di UHO. Sebelum dikirimkan ke KPU Butur untuk ditetapkan menjadi finalis. Sejauh ini pihak UHO sudah merekomendasikan tiga orang pakar untuk menjadi finalis.

Hasruddin mengatakan, sesuai rencana awal, dan jadwal KPU bahwa pelaksanaan debat calon bupati dan wakil bupati Butur akan digelar tanggal 2 Desember 2020 bisa molor. Mengingat terkait dengan persiapan moderator, finalis, dan TVRI yang akan diundang. “Bahkan TVRI sudah dua kali datang meninjau lokasi yang kami gunakan pada saat debat kandidat nanti,” katanya.

Adapun lokasi pelaksanaan debat calon bupati dan wakil bupati Butur periode 2021-2026 ada dua lokasi. Pertama di Islamic Center di Minaminanga, kedua di kantor aula Bappeda Butur. Dari hasil penelitian pihak TVRI Kendari kekuatan signal sama.

“Namun kami akan menentukan satu tempat, setelah kami melakukan rapat bersama dengan pihak TVRI, maupun event organizer yang akan melakukan kegiatan debat,” jelas Hasruddin.

Meski pihak KPU Butur sudah diberikan rekomendasi dari pihak UHO mengenai nama nama finalis. Sayangnya, KPUD belum berani mempublikasikan nama- nama tersebut, dengan beberapa pertimbangan. Diantaranya, KPUD masih akan melakukan permintaan finalis dari beberapa universitas yang ada di Sultra.

Hasruddin menambahkan seputar materi yang akan dibahas di dalam debat. Diantaranya, mengenai seputar Covid-19, Narkoba, perencanaan pembangunan dan pengembangan daerah. “Kami hanya memberikan tema kepada finalis, kemudian finalis yang menentukan materinya. Kemudian kami akan menyiapkan panggung, desainnya, dan latarnya,” katanya. (publiksatu)

COVID BUSEL