PUBLIKSATU, BUTON UTARA – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara, periode 2021- 2026, Ridwan Zakariah-Ahali (RIDA) menampilkan para orator politik yang memiliki potensi untuk menyakinkan pemilih agar masyarakat mau memilih nomor satu di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara.

Kampanye terbatas hanya dihadiri 50 orang masyarakat, dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan masyarakat biasa. Karena pelaksanaan kampanye kali ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya yang menghadirkan massa di lapangan. Saat ini, setiap calon hanya boleh mengumpulkan massa sebanyak 50 orang dan diselenggarakan di salah satu tempat warga yang bisa memuat 50 orang.

Sebelum kegiatan dimulai, Pembawa Acara Tim Kampanye Pasangan RIDA, Nur Aden, mengingatkan agar setiap peserta tetap menggunakan masker dan menjaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, sebagaimana petunjuk dari KPU Butur. Meski masker tersebut sudah bertuliskan nomor urut pasangan calon dengan lambang partai pengusungnya.

“Minta maaf teman-teman Partai NasDem, jangan tersinggung atau jangan sampai ada ibu-ibu dan bapak-bapak yang ada disini bertanya-tanya. Mengapa kita sudah mendukung, tapi Partai NasDem tidak digambarkan lambangnya di dalam spanduk kampanye ini,” ungkap Nur Aden, akhir pekan lalu.

Nur Aden menjelaskan bahwa sesuai aturan KPUD, jika partai pendukung tidak memiliki Fraksi di DPRD Kabupaten/Kota. Maka partai tersebut tidak boleh dituliskan lambangnya dalam spanduk kampanye. “Jadi mohon maaf, bukan sengaja tapi aturan yang membuat kami tidak memasukkan lambangnya. Tapi kita semua tetap satu tim,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut di buka tuan rumah, Ketua DPD II Golkar Buton Utara, Sujono. Dalam orasinya menyampaikan bahwa, mengapa DPP Golkar harus memutuskan untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2021-2026 di Butur, partai berlambang pohon beringin itu harus mendukung RIDA, kepada pasangan calon bupati lain?

“Karena hasil survey kandidat lain masih rendah. Pasangan Calon Bupati, Ridwan Zakariah-Ahali la yang surveynya tertinggi untuk saat ini. Jadi mau apalagi ibu-ibu bapak-bapak, sudah saatnya menentukan pilihan, pilih la pasangan RIDA pada tanggal 9 Desember mendatang…,sepakat?,” Ajak Sujono di hadapan peserta kampanye.

Sementara Ridwan Zakariah, menyampaikan dua program unggulan nya. Pertama, pembangunan infrastruktur jalan yang masih jauh dari harapan semua masyarakat. Kemudian kedua, masalah kesehatan yang harus dirasakan masyarakat melalui dokter masuk desa.

“Jalan kita semua melihat masih rusak, insyaallah kalau saya jadi bupati itu menjadi prioritas pertama. Kemudian, dokter akan kita upayakan di setiap Puskesmas minimal satu dokter. Dua hal ini, menjadi kebutuhan masyarakat yang harus terwujud,” tutupnya. (mus)

COVID BUSEL