PUBLIKSATU, KENDARI – Untuk mendidik dan menempa mahasiswa sebagai agen perubahan (Agent Of Change), dimasa pandemi Covid-19, Fakultas Perternakan (FPt) Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan seminar kewirausahaan melalui Video Viktual.

Pasalnya, mahasiswa sebagai agent of change atau sebagai motor perubahan harus mapu menghadapi semua permasalahan yang terjadi di masyarakat. Seperti dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, yakni mencipkan pekerjaan untuk menyelesaikan biaya membayar kuliah, tempat tinggal bagi mahasiswa luar daerah, dan biaya untuk makan.

Menurut Dr Ir Ali Bain MSi selaku ketua tim pengelola PPK FPt UHO, Mahasiswa adalah agen perubahan (Agent Of Change), setidaknya sebagai individu terpelajar, setidaknya Mahasiswa mampu melakukan pemenuhan kebutuhan hidupnya sehari-hari. Baik dari sisi kebutuhan Kuliah, tempat tinggal, penyelesaian tugas serta lainnya.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga membutuhkan biaya lebih ketika ada tugas yang perlu dicetak maupun ketika ada kegiatan perkuliahan di luar kota. Oleh karena itu, tak sedikit mahasiswa yang memilih untuk berwirausaha di tengah masa kuliahnya

“Wirausahawan, sejati harus berani mengambil langkah-langkah dan keputusan strategis dalam kondisi apapun. Sehingga usaha yang dijalankan tetap dapat bertahan hidup dan mendapatkan laba sesuai dengan tujuan dari kegiatan wirausaha tersebut. Untuk mendukung munculnya para wirausahawan saat ini, tiap kampus diseluruh Indonesia gencar mengadakan pelatihan kewirausahaan, bahkan tidak sedikit pula yang menjadikan kewirausahaan menjadi matakuliah wajib,” jelasnya.

Sambungnya, Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (FPt UHO) merupakan salah satu fakultas yang ada dibawah naungan Universitas Halu Oleo, juga rutin melaksanakan pelatihan, pembinaan maupun pendampingan bagi mahasiswa maupun alumninya dalam kewirausahaan. Karena, Program Pengembangan Kewirausahaan ini, merupakan salah satu program yang dilaksanakan fakultas peternakan guna mendukung terlaksananya kegiatan wirausaha bagi mahasiswa maupun alumni.

“Kegiatan PPK ini merupakan kegiatan hibah dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (DRPM Kemenristek/BRIN) dalam upaya pengabdian pada masyarakat. Apalagi, saat ini, ditengah wabah pandemi covid 19 tidak menyurutkan semangat FPt UHO untuk menjalankan PPK,” jelasnya.

Lanjut Ali Bain, hal ini terlihat dari pelaksanaan pelatihan secara virtual bagi para tenant, materi pelatihan meliputi: pengemasan produk, rantai pasok, diversifikasi produk, dan teknik pemasaran produk secara digital. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sejumlah 31
Kegiatan PPK yang dilaksanakan oleh FPt UHO ini sudah memasuki tahun ke 2 pelaksanaannya.

“Kegiatan PPK pada tahun ke 2 ini, kami fokuskan pada perluasan jaringan pasar dan diversifikasi produk bagi usaha para tenant lama. Adapun usaha dari tenant lama ini diantaranya, budidaya ayam broiler, puyuh, ayam kampung super, pembuatan bakso, olahan telur, dan pembuatan pupuk organik. Selain itu, kami melakukan rekrutment usaha baru, terdapat 4 unit usaha baru yaitu: budidaya ayam kampung, mencit, lebah madu, dan pembuatan keripik dari bahan baku usus ayam,” ucap Dr Ir Ali Bain MSi, sebagai ketua tim pelaksana kegiataan PPK FPt UHO

Sebelum menutup, Ia berharap dalam pelaksanaan program pengembangan kewirausahaan ini, selain untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa, juga dapat membuka lapangan kerja baru bagi para lulusan maupun alumni. (publiksatu)