PUBLIKSATU – Gerakan sosial yang dibangun alumni SMPN 3 Batauga angkatan 2001 menjadi perbincangan pengguna sosial media (Sosmed) khususnya facebook.

Betapa tidak, beberapa waktu belakangan aksi sosial yang bertajuk Wakaf Alqur’an itu telah menyalurkan 121 buah Alqur’an dan buku Iqra’ 110 buah di 11 masjid yang tersebar di 10 desa di Kecamatan Kadatua.

Giat sosial ini dimotori angkatan 2001 alumni SMPN 3 Batauga, yang kini menjadi SMPN 1 Kadatua. Angkatan tersebut kini terbebar di beberapa wilayah dengan berbagai latar belakang profesi.

Jabal Kubais, Ketua alumni angkatan 2001 SMPN 3 Batauga mengungkapkan, gerakan sosial Wakaf Alqur’an ini lahir atas kepedulian untuk membangun generasi Kadatua yang berakhlak mulia, terlebih masyarakat di daerah ini muslim semua.

“Jadi saat masyarakat selesai atau sebelum melaksanakan shalat di masjid, mereka juga bisa melakukan amalan-amalan lainnya yang salah satunya adalah mengaji atau membaca Alqur’an sudah kami wakafkan di masjid masing-masing desa,” kata Jabal Kubais.

Menurut Jabal Kubais, sangat penting bagi umat Islam memiliki, membaca, mempelajari dan mengamalkan isi Alqur’an.

“Nabi menegaskan, Allah SWT akan mengangkat suatu kaum karena Alqur’an dan menghinakan suatu kaum karena Alqur’an. Tidak akan ada kejayaan umat, kecuali dengan Alqur’an,” tuturnya.

Ia menjelaskan, sebab kemuliaan umat ada pada Alqur’an, sebab kehinaan umat juga pada Alqur’an.

“Kalau kita bersikap positif terhadap Alqur’an, maka kita akan dimuliakan oleh Allah. Sebaliknya, kalau kita bersikap negatif kepada Alqur’an, maka kita akan dihinakan oleh Allah,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Jabal Kubais, aksi sosial Wakaf Alqur’an ini juga merupakan salah satu bentuk partisipasi alumni SMPN 3 Batauga khususnya angkatan 2001 untuk terwujudnya visi misi Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan (Busel) yang Beradat dan berakhlak mulia. (sr)

COVID BUSEL