PUBLIKSATU, KENDARI – Tersebar isu, akan ditutupnya semua pasar di Kota Kendari mulai 25 Maret, sempat membuat warga Kendari panik. Menanggapi hal tersebut, Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari, Asnar menegaskan, tidak ada pemberhentian aktifitas pasar di Kendari.

Isu tersebut, kata dia, hanyalah kabar tidak benar dan dinyatakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, dengan niatan ingin menimbulkan keresahan serta kepanikan di masyarakat.

“Informasi itu tidak benar (hoaks), kami sudah memberikan edukasi kepada para pedagang bagaimana menjaga kebersihan. Kami juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di areal pasar, sebagai bentuk pencegah Virus Corona,” kata Asnar, Sabtu, (21/3).

Olehnya itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya agar tidak khawatir di tengah merebaknya Covid-19. Sebab, pihaknya rutin memantau harga bahan pokok (Bapok) di pasaran setiap harinya agar tidak terjadi lonjakan harga.

“Hingga saat ini, harga Bapok masih tergolong stabil. Khusus untuk stok sayur mayur yang ada di Pasar Baruga, masih cukup untuk memenuhi permintaan pasar penyangga yang ada di Kendari,” tukasnya.

Ia juga mengaku terus memantau perkembangan pasar.

“Kami terus pantau harga di beberapa pasar yang ada di Kota Kendari. Saat ini, harga kebutuhan rumah tangga masih stabil dan untuk stoknya masih cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat,” pungkasnya. (m1)