PUBLIKSATU, BAUBAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau akui turut terseret dalam gugatan hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) DPD Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hasil pemungutan suara di Baubau masuk dalam daftar daerah yang disengketakan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dan Calon Anggota DPD Dapil Sultra nomor urut 31, Fatmayani Harli Tombili.

“Ya, Pilpres se-Indonesia dan satu orang Caleg DPD RI Dapil Sultra atas nama Fatmayani Harli Tombili masuk gugatan ke MK,” ungkap Koordinator Divisi Hukum KPU Baubau, La Ode Fridi dihubungi wartawan.

Dia belum menjelaskan secara detail materi yang dipermasalahkan penggugat dan persiapan KPU Baubau menghadapi gugatan tersebut. “Kita masih menunggu jadwal sidang,” ujarnya.

Fridi juga mengaku hingga saat ini pihaknya belum menghadapi sidang di MK terkait gugatan Caleg DPRD Kota Baubau dari PAN, Hj Ratna. “Infonya, gugatan itu tidak dapat restu dari DPP PAN,” pungkasnya.(exa)

COVID BUSEL