PUBLIKSATU, KOLAKA – Akhirnya Buton keluar sebagai pemenang melawan kesebelasan Konawe dengan skor 1-0 dengan waktu 2×40 menit di Stadion Kolaka, kemarin. Atas kemenangan ini, Buton berhak mendapatkan medali perunggu. Adapun medali emas dan perak akan ditentukan besok (hari ini, red), antara Kolaka dan Bombana.

Ketua Cabor PSSI Buton, La Maulana mengatakan, keseblasan Buton atau nama lain PS Takawa Buton, sejak awal berjuang untuk menuju final penuh dengan rintangan. Hanya dengan semangat dan mental yang kuat hingga masuk ditiga besar.

“Babak penyisan pertama lawan konawe dengan skor 0-0. Kedua lawan Mubar menang 1-0. lalu lawan Koltim menang 2-0. Masuk sistem gugur delapan besar lawan Muna menang 4-0. Di empat besar lawan tuan rumah Kolaka kalah adu finalti 4-5. Lawan konawe tadi menang 1-0,” kata La Maulana pada koran ini kemarin.

“Kami tetap bersyukur walau hanya perunggu. Karena gagalnya kami di final lawan tuan rumah Kolaka merupakan pembelajaran yang bermakna,” tambahnya.

Menurut dia, prestasi di Kolaka adalah yang terbaik jika dibandingkan dengan Porprov di Butur yang lalu. Pasalnya, di Butur sudah kalah sejak babak penyisian. Sedangkan di Kolaka mampu dapat perunggu.

Pasca Porprov di Kolaka, pihaknya akan semakin intensif latihan. Baik nanti menghadapi Liga 3 pelaksanaannya sesudah Pemilu 2019 maupun nantinya persiapan Porprov 2022.

Untuk diketahui PS Takawa membawa pemain di Kolaka sebanyak 19 orang. Pemain itu yakni 1. Adriawan (kiper), 2. Fikar Mardin, 3. Arfan, 4. Anas Banta, 5. Abdul Azis Tinu, 6. Armin, 7. Arif Munandar, 8. Muhammad Sofyan, 9. Irlando, 10. Herlin, 11. Mimin, 12. Rahmad Bahadidi pencetatk Gol, 13La Ode Urlin, 14. Muhammad Salam S, 15Renaldi Delangi Wabula, 16. Ali Fitron, 17. Rival Sata, 18. Hasan Wahid, 19. Ismail Udin. (mal)