PUBLIKSATU, BAUBAU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Baubau tengah melakukan kajian dugaan pelanggaran lembaga survei Indo Barometer yang sudah merilis elektabilitas pasangan calon peserta Pilkada Kota Baubau beberapa waktu lalu.

Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Baubau, Wa Ode Frida Vivi Oktavia, sepengetahuannya lembaga survei tersebut hanya melakukan quick count atau hitung cepat, tidak untuk melakukan jajak pendapat.

Untuk itu pihaknya masih melakukan kajian dugaan pelanggaran dan akan segera diplenokan terkait keterpenuhan syarat formil dan materielnya agar diregistrasi dalam penindakan pelanggaran.

“Yang kami ketahui, Lembaga Survei yang terdaftar di KPU Kota Baubau hanya untuk melakukan hitung cepat, tidak melakukan jajak pendapat,” kata Frida.

Kata dia, untuk sementara dugaan pelanggaran administrasi sesuai yang termuat dalam Pasal 131, 132 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016. (Mo1)